Tanda-Tanda Penyakit Asam Urat Dan Cara Menghindarinya

Penyakit asam urat biasanya baru diketahui setelah serangannya mengubah kondisi kesehatan secara drastis. Sendi-sendi bisa kehilangan bentuk dan fungsinya. Dibanding kaum hawa, pria lebih sering terkena penyakit ini.

Penyakit asam urat muncul akibat peningkatan kadar asam urat dalam darah tinggi. Asam urat sendiri merupakan produk akhir dari penghancuran purin, yaitu salah satu komponen asam nukleat yang terdapat pada inti sel-sel tubuh.

Tanda-Tanda Penyakit Asam Urat Dan Cara Menghindarinya

Secara alamiah, purin terdapat dalam tubuh kita dan dijumpai pada semua makanan dari sel hidup, yakni makanan dari tanaman (sayur, buah, kacang-kacangan) atau hewan (daging, jeroan, ikan sarden).

Peningkatan kadar asam biasanya terjadi karena tiga hal. Pertama, produksi asam urat berlebihan, yakni disebabkan faktor genetik (mutasi enzim HGRT), penderita leukemia, asupan tinggi purin, obesitas dan hipertiglideridemia, konsumsi alkohol, konsumsi fructose. Faktor genetik memang disebut-sebut memiliki prevalensi tinggi terkena asam urat.

Di dunia, orang Maori disebut sebagai suku yang paling tinggi prevalensinya. Di Indonesia, prevalensi tertinggi pada penduduk pantai, Manado-Minahasa merupakan suku yang paling sering terkena asam urat karena kebiasaan, pola makan ikan, dan mengonsumsi alkohol.

Kedua, ekskresi/pengeluaran asam urat berkurang, yang disebabkan karena faktor genetik (penurunan ekskresi fraksional urate), penyakit ginjal kronik, obat-obatan dierutik tiazid salisilat pirazinamid, obesitas dan kurangnya produksi urin. Jika pengeluaran asam urat terganggu, kendati asupan purin tidak berlebih, asam urat darah tetap saja tinggi.

Ketiga, bisa juga karena gabungan yang pertama dan kedua. Asupan purin berlebihan, dan pengeluaran asam uratnya terhambat.

Awal stadium, asimtomatik, atau tanpa gejala dari penyakit asam urat, pada setiap orang berbeda-beda. Ada yang bertahun-tahun sama sekali tidak muncul gejalanya, tatapi ada yang muncul gejalanya di usia 20 tahun, 30 tahun, atau 40 tahun.

Peningkatan kadar asam urat, pada mulanya mungkin belum menimbulkan keluhan peradangan sendi (artristis gout). Jika sudah terjadi peradangan, maka gejalanya berupa nyeri hebat yang bisa dirasakan secara mendadak. Penderita sering terbangun pada malam hari kerena serangan nyeri.

Penderita menjadi sangat peka, sehingga sentuhan ringan saja bisa menyebabkan rasa nyeri. Daerah sekitar sendi mengalami pembengkakan, tampak merah dan terasa panas.

Sendi yang diserang umumnya satu dan lokasi yang paling sering terkena adalah pangkal sendi jari kaki. Diikuti bagian tubuh yang lain seperti lutut, tumit atau siku.

Serangan asam urat pertama biasanya mereda dalam 10 hari, lalu kambuh berulang. Mengkin setahun satu atau dua kali, tergantung seberapa ketat asam urat darah dikendalikan.

Asam urat tinggi lama-lama menjadi kristal urat yang mengendap di bagian-bagian tubuh. Pengendapan kristal asam urat dalam rongga sendi ini menjadi penyebab terjadinya peradangan sendi.

Bagian tubuh yang dekat dengan permukaan kulit dan sering tertekan mekanis, paling sering terkena. Seperti daun telinga, siku, lutut, punggung kaki, tumit, dan sendi ruas jemari tangan maupun kaki.

Asam urat akut sering berulang dan berhubungan dengan peningkatan kadar asam urat dalam darah.

Tumpukan jarum kristal urat di sendi mencetuskan serangan nyeri tertusuk-tusuk jika suhu dingin, sehabis gerak badan, atau kena benturan. Boleh jadi sehabis memakai sepatu kesempitan, kaki terantuk batuk, atau siku tertumbuk pintu.

Orang yang belum mengetahui penyakit asam urat, mungkin akan menganggapnya rematik atau encok. Padahal, asam urat berbeda dengan keduanya. Obatnya juga berbeda. Salah mengobati justru malah bisa berbahaya akibat efek sampingnya.

Karena serangan asam urat, sendi akan cedera. Semakin sering, semakin merusak sendi. Lama-lama, struktur sendi berubah dan fungsi sendi menurun.

Tumpukan asam urat juga membentuk benjolan (tophi) yang biasa ditemukan di tulang rawan, jaringan otot, atau di ruang sendi. Tophi di kaki bisa pecah dan mengeluarkan serbuk tepung urat.

Tophi kerap terbentuk di daun telinga dan sluran ginjal(microtophi. Pada tempat yang disebutkan terakhir, bisa menyebabkan penyakit batu ginjal.

Secara presentasi, penyakit asam urat lebih sering menyerang pria. Perempuan relatif aman terserang asam urat dan baru terserang setelah menopause (usia tua).

Itu terjadi karena perempuan mempunyai hormone estrogen yang ikut membantu pembuangan asam urat lewat urin. Pria tidak memiliki hormone estrogen sehingga kadar asam uratnya cenderung dan dapat meningkat. Jadi, kaum pria harus lebih waspada.

Cara Menghindari Penyakit Asam Urat

Penyakit asam urat dapat dihindari dan disembuhkan. Keluhan dan gejalanya dapa diredakan. Penyebabnya pun bisa ditumpas.

Untuk menghindari asam urat tentu saja dengan mengetahui dan mengontrol kadar asam urat dalam darah melalui pemeriksaan laboratorium. Baik yang belum merasakan, terutama yang pernah mengalami serangan asam urat, harus waspadai beberapa makanan yang mengandung purin tinggi dan bisa meningkatkankadar asam urat dalam darah.

Terutama bagi penderita asam urat, pola makan harus benar-benar diperhatikan. Makanan yang mengandung purin sangat tinggi adalah jeroan, kerang, ikan yang biasanya diawetkan (sardine, mackerel) dianjurkan untuk tidak dikonsumsi.

Daging sapi, kambing, ayam, bebek, dan burung dara, mengandung purin dalam jumlah sedang, sehingga masih boleh dikonsumsi sesekali. Makanan yang sedikit sekali atau tidak mengandung purin adalah susu, telur, buah-buahan.

Selain membatasi konsumsi yang banyak mengandung purin(senyawa penghasil asam urat), penderita juga harus membatasi makanan yang banyak mengandung lemak dan berkalori tinggi untuk mencegah kegemukan. Orang yang kegemukan lebih rentan terserang asam urat. Lemak juga cenderung menghambat pengeluaran asam urat di ginjal.

Memperbanyak minum air putih dapat memperlancar pengeluaran asam urat. Sedikitnya perlu minum tiga liter sehari kekurangan cairan(dehidrasi), sehabis mencret atau hawa panas tapi kurang minum, harus dicegah. Untuk sayuran, boleh saja dikonsumsi karena hanya mengandung sedikit purin, kecuali bayam, bunga kol, jamur, dan kacang-kacangan yang dikeringkan.

Previous
« Prev Post
Add CommentHide

Back Top